Home / Wisata di bandung dan sekitarnya / Wisata di Bandung Yuk Datang ke Gedung Sate dan Stasiun Pusat Kereta Api Bandung

Wisata di Bandung Yuk Datang ke Gedung Sate dan Stasiun Pusat Kereta Api Bandung

Wisata di Bandung; Chapter 2 : Gedung Sate dan Stasiun Pusat Kereta Api Bandung

“gedung sate ? apaan tuh ?”

“yaelah bro, lu orang Bandung atau orang mana ? gedung sate aja nggak tahu”

Sebait percakapan antara 2 orang tersebut dapat menggambarkan betapa ikonik keberadaan gedung ini bagi tidak hanya warga kota Bandung, namun juga bagi masyarakat Indonesia dikarenakan tidak hanya menjadi obyek wisata di Bandung, gedung ini juga menjadi pusat pemerintahan provinsi Jawa Barat sebagai kantor gubernur. Arsitek dari gedung ini adalah Ir. J. Gerber bersama dengan kelompoknya dan tidak lepas dari masukan-masukan dari maestro arsitek Belanda Dr.Hendrik Petrus Berlage dan didirikan diatas lahan seluas 27.990 meter persegi.

Gedung ini mendapat namanya dari bentuk ornamen di atapnya yang menyerupai tusuk sate dan dikatakan sebagai bangunan yang amat mempesona di jamannya dengan arsitektur tipe indo-eropa, sehingga tidak heran apabila sekarang dijadikan destinasi wisata di Bandung oleh para turis. Dihari minggu, obyek wisata di Bandung ini dapat dikunjungi oleh tidak hanya warga Bandung namun juga para turis mancanegara yang memiliki keterkaitan hubungan emosi dan/atau sejarah dengan gedung ini.

Walaupun hanya dapat menghabiskan waktu di halaman dari Gedung Sate ini dikarenakan ruangan dalam nya dipakai sebagai gedung pemerintahan, tetap saja kita dapat menikmati indahnya arsitektur bangunan yang oleh beberapa orang disejajarkan dengan gedung putih di washington DC, Amerika.

Dan kita sebagai warga negara Indonesia patut berbangga dengan salah satu obyek wisata di Bandung ini, karena walaupun merupakan hasil karya arsitek Belanda, namun konsepnya merupakan hasil asimilasi budaya nusantara yang berpadu dengan tata bangunan eropa.

Para turis baik dari domestik maupun mancanegara tentunya tidak asing dengan stasiun ini apabila melakukan kunjungan ke Bandung menggunakan kereta api. Sadar atau tidak, stasiun yang waktu itu pembaca naiki menuju kota Bandung maupun menuju obyek-obyek wisata di Bandung sebenarnya adalah bangunan yang sarat akan nilai sejarah dan menjadi urat nadi perekonomian kota Bandung ketika kota Bandung masih berupa kota kecil di jaman sebelum kemerdekaan.

Pada jaman kolonial dahulu, tepatnya sekitar tahun 1870, terdapat pembukaan perkebunan di kota Bandung, yang nantinya turut pula menjadi sasaran wisata di Bandung. Dikarenakan pembukaan perkebunan tersebut, maka dirasa perlu untuk membangun sebuah stasiun kereta api untuk distribusi hasil perkebunan ke Batavia (nama Kota Jakarta pada jaman kolonial Belanda). Dan terkait dengan pembangunan tersebut, tekah rampung dan diresmikan pada 17 Mei 1884 di masa pemerintahan Bupati Koesoemadilaga dengan jalur kereta Batavia-Bandung.

Kereta-kereta di stasiun ini dahulu mengirimkan komoditas utama di Bandung berupa kina, teh, kopi dan karet dan mendistribusikannya ke Batavia dan mempercepat pertumbuhan kota Bandung. Tanpa stasiun ini, tidak akan kita jumpai obyek-obyek wisata di Bandung, dan tidak akan mungkin Bandung bertransformasi menjadi kota metropolitan terbesar di provinsi Jawa Barat.

Lebih lengkapnya dapat dilihat dalam buku Wajah Bandoeng Tempo Doeloe (1984) karangan Haryoto Kunto. Stasiun ini akrab bagi warga Bandung maupun bagi para turis yang menuju obyek wisata di Bandung karena banyaknya angkutan umum atau angkot yang berdiam atau ngetem distasiun ini. Entah karena terlewat parah atau tidak, positif atau tidak, stasiun ini kemudian mendapat predikat “stasiun angkot

 

About wisatadibandung

Admin adalah seorang traveller sejati yang hanya bisa menuliskan cerita melalui sebuah website. http://wisatadibandung.com

Check Also

Wisata bandung UKM

Wisata di Bandung Mengelilingi Sentra UMKM Kerajinan, Seni & Budaya

Wisata di Bandung Mengelilingi Sentra UMKM Kerajinan, Seni & Budaya Ayo Berwisata ke bandung dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *