Home / kuliner / Wisata di Bandung Kampung Daun & Sapu Lidi

Wisata di Bandung Kampung Daun & Sapu Lidi

Wisata di Bandung; Chapter 3 : Kampung Daun & Sapu Lidi

Apabila kita telah menghabiskan seharian waktu kita untuk berkeliling Bandung mengunjungi obyek-obyek wisata di Bandung dari ujung utara hingga ujung selatan, tak ada salahnya untuk memanjakan diri kita dengan makanan yang enak yang dimasak oleh tenaga terpercaya serta dihidangkan di tempat bernuansa etnik pedesaan yang akan memanjakan pikiran kita yang penat.

“Selamat datang di Kampung Kami,Kampung Daun” adalah sapaan khas yang selalu diutarakan para pekerja disana yang bertugas untuk menyambut tamu di pintu masuk, tak lupa dengan senyum ramahnya serta penampilan yang rapi dan ganteng/cantik yang cukup menenangkan kita setelah berkeliling ber wisata di Bandung.

Tempatnya dikemas dengan pembagian meja makan menjadi tempat lesehan dan/atau saung-saung yang disinari oleh lampu ublik di perjalanan kaki menuju saung dan lampu-lampu berwarna hangat oranye ketika sampai ditempat kita memesan, menunggu, dan memakan masakan pesanan kita.

Sungguh pengalaman yang tidak dapat dilupakan ketika ber wisata di Bandung. Kampung Daun bertempat di Jl. Sersan Bajuri Km 4.7 No 88, Cihideung, Cigugur – RRI Bandung – Jawa Barat. Jika anda berangkat dari arah bandung menuju ke jakarta lewat arah jalur subang, anda perlu melakukan perjalanan sampai anda menemukan terminal angkutan umum/kota yang bernama Terminal Ledeng.

Di depan terminal, dapat anda temui jalan menuju kearah depan, anda ikuti jalan tersebut, kemudian berbelok ke kiri sehingga anda memasuki jl. Sersan Bajuri, dan anda tinggal mencari tempat ini di kilometer 4.7, jadi perhatikan terus kecepatan dan jarak yang telah anda tempuh ketika memasuki jl. Sersan Bajuri agar anda tidak melewatkan salah satu destinasi wisata di Bandung soal kuliner yang satu ini.

Bisa dikatakan tempat makan yang satu ini mengusung tema dan konsep yang mirip-mirip dengan kampung daun. Namun apabila di kampung daun penekanan utamanya ada pada unsur etnik pedesaan yang berpadu dengan arsitektur minimalis, maka di restoran sapu lidi ini mengusung jargon “makan di sawah”.

Selain restoran yang dapat anda kunjungi setelah lelah berkeliling wisata di Bandung, sapu lidi juga menawarkan galeri seni yang beragam isinya, bercampur antara karya seniman lokal dan seniman domestik Indonesia.

Sapu lidi juga menawarkan resort untuk tempat anda menginap dengan budget berkisar antara Rp900.000 untuk kelas junior hingga Rp3.750.000 untuk kelas president per malamnya. Sehingga tempat ini sering dipakai untuk Company Gathering, Family Gathering, dan tidak jarang juga dipesan dan dipakai untuk pelaksanaan resepsi pernikahan maupun Honeymoon bagi pasangan yang baru mengikat janji suci. Berani menawarkan konsep yang berbeda membuat penulis merekomendasikan tempat ini ketika anda wisata di Bandung.

Ditata sedemikian sehingga terdapat kolam seukuran telaga kecil ditengah-tengah restoran dengan bangunan-bangunan khas pedesaan jaman dulu yang mengitarinya dengan nilai jual yang berasal dari kesejukan tanah Lembang dan udara pegunungan yang masih fresh.

Menu-menu makanan andalan keluaran resto sapu lidi ini adalah Ayam Kahaseupan, ayam bakar daun, sapi gigibrik, dan ayam bakar warisan yang akan memanjakan lidah dan mengisi perut anda yang kosong setelah berkeliling obyek wisata di Bandung.

Apabila anda ingin melanjutkan wisata di Bandung, tempat ini ternyata dekat dengan beberapa obyek wisata lainnya seperti : Tangkuban Perahu, Kampung Gajah, De Ranch, Treetop Adventure dan Taman kupu-kupu.

About wisatadibandung

Admin adalah seorang traveller sejati yang hanya bisa menuliskan cerita melalui sebuah website. http://wisatadibandung.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *